Sukseskan Pemilu 2024, Disdukcapil Lakukan Pemutakhiran Data Kependudukan
Kepala
Disdukcapil Kukar M Irianto
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUKAR-
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kukar terus melakukan
pemutakhiran data kependudukan, untuk mensukseskan pemilu 2024 mendatang.
Kepala Disdukcapil Kukar M Irianto
mengatakan, pemutakhiran data kependudukan telah menjadi tugas Disdukcapil,
sebab segala urusan berkaitan dengan data kependudukan, khususnya untuk pemilu
2024 mendatang.
"Untuk pemilu mendatang, difokuskan
pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, yang artinya warga yang telah berusia
17 tahun dan atau 16 tahun yang sudah menikah, itu yang punya hak suara"
kata Irianto kepada Poskotakaltimnews, di ruang kerjanya, Selasa (9/8/2022).
Disdukcapil Kukar menargetkan pada 2022 ini
untuk wajib E KTP 99,2 persen, dan saat ini telah 98,7 persen. Hal ini yang
wajib E KTP masih kurang sekitar 6 ribu saja.
"Kita optimis 6 ribu warga yang wajib E
KTP itu bisa segera diselesaikan, sehingga partisipasi masyarakat terhadap
pemilu 2024 maksimal, adanya golput juga terjadi karena orang yang meninggal
dunia, masih terdata dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT)," ungkapnya.
Upaya yang dilakukan Disdukcapil terhadap
pemutakhiran data berbagai macam, dengan bersinergi antara Kecamatan,
Pemerintah Kelurahan, dan Desa, bahkan tingkat RT.
"Kita bangun kerja sama dengan pihak
Kecamatan, Kelurahan, dan Desa, jadi nanti ada petugas yang ditunjuk untuk
pendukung Disdukcapil, kami siapkan aplikasi, dan jemput bola untuk
pemutakhiran data," jelasnya
Menurutnya, pemutakhiran data kependudukan
sangat penting, khususnya untuk pemilu 2024 mendatang, selain itu untuk bantuan
sosial, dan lain sebagainya.
"Tahun ini dan 2023 mendatang kita gas
terus terhadap pemutakhiran data, khususnya wajib E KTP, sehingga pada pemilu
2024 data yang diserahkan ke KPU benar valid," paparnya
Ia juga menyebutkan, terhadap 2 Kecamatan
yang telah dimekarkan yakni Samboja Barat dan Kota Bangun Darat, terkait dengan
pemutakhiran data telah dilakukan awal 2022, sehingga hal ini juga tidak
menjadi hambatan terhadap pemilu 2024.
"Kendala saat ini di 2 Kecamatan
tersebut belum ada pejabatnya. Kami siap sukseskan pesta demokrasi,"
tutupnya.(*riz)